Peran Apoteker Dalam Layanan Kesehatan Dan Marketing Apotek
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
22.47
Minggu, 09 Mei 2021
PERBEDAAN ANTARA RAPID ANTIBODI, SWAB ANTIGEN & SWAB PCR COVID 19
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
19.41
Senin, 21 Desember 2020
PERBEDAAN ANTARA RAPID ANTIBODI, SWAB ANTIGEN, & SWAB PCR
Perbedaan dan manfaat masing2
Test rapid itu ada 2, yaitu rapid antigen dan rapid antibodi...rapid yang dipakai di negara kita termasuk di puskesmas adalah rapid antibodi.
Apa perbedaan antibodi dengan antigen?
ANTIBODI adalah kekebalan khusus terhadap mikroorganisme (virus, bakteri) yang sudah terbentuk dan terdeteksi didalam darah yang dikenal dengan nama imunoglobulin (Ig).
Ig ada 2 yaitu IgM dan IgG apa bedanya? IgM (mula) adalah Ig yang terbentuk sebagai respon awal terhadap mikroorganisme...seiring dgn waktu IgM ini akan menurun dan digantikan oleh *IgG* yaitu imunoglobulin lanjutan yang akan bertahan beberapa bulan..
dan bila diberi suntikan booster IgG ini akan bertahan bertahun2....
Sedangkan antigen adalah bagian dari tubuh kuman
Swab antigen berarti pemeriksaan apus hidung untuk mencari bagian2 tubuh kuman termasuk virus
Sedangkan SWAB PCR adalah pemeriksaan apus hidung untuk mendeteksi DNA virus covid19
Virus corona itu ada 4 genus yaitu : alfacorona, betacorona, gamma corona dan deltacorona. masing2 genus memiliki ciri DNA yang berbeda...di alam ini Allah tidak pernah menciptakan DNA yang sama walau satu genus korona...
Apa kelemahan rapid antibodi? Rapid ini bisa reaktif bila ada imunoglobulin terhadap genus korona yang tidak spesifik bisa alfa, beta, delta, dan gamma.
sedangkan covid19 disebabkan oleh betacorona
_jadi rapid antibodi tidak bisa dijadikan acuan diagnosis covid19_
begitu pula dengan swab antigen ;...akan positif bila tertangkap materi tubuh dari korona manapun dan tidak bersifat spesifik untuk covid19 atau beta corona...dan pemeriksaan ini _tidak bisa dijadikan dasar diagnosis_....
Hanya SWAB PCR lah yang jadi dasar diagnosis covid19....karena ia memeriksa adakah DNA Betacorona atau tidak
_Dalam swab PCR ditentukan CT yang kurang 40 dinyatakan positif_...
apa itu CT? CT singkatan dari Cycle Treshold artinya pada putaran keberapa DNA virus mulai terdeteksi....semakin sedikit putaran yang sudah terdeteksi virus covid berarti nilai CT rendah...dan CT rendah menunjukan jumlah virus yang banyak...dan semakin banyak putaran baru terdeksi DNA covid berarti CT besar ini menunjukan jumlah virus sedikit....
Seandainya hasil rapid antibodi dan PCR benar-benar dilakukan pada penderita yang sebenarnya covid19 maka akan diinpretasikan sebagai berikut :
Kondisi 1 : PCR SWAB Positif dan RAPID Negatif
ini terjadi pada pasen yang baru masuk virus terhirup ke lubang hidung atau mulut dan belum terbentuk Ig kekebalan, sehingga rapid tes negatif
Kondisi 2 : PCR SWAB Positif dan RAPID Positif
ini terjadi pada pasen yang sedang mengalami infeksi akut covid dan sangat menularkan...dihidung positif dan kekebalan sudah terbentuk
Kondisi 3 : PCR SWAB Negatif dan RAPID Positif
ini terjadi pada pasien masa penyembuhan...virus dihidung dan tubuh sudah hilang....dan kekebalan masih terbentuk....
Darah yang mengandung kekebalan inilah yang disebut _PLASMA_ *TERAPI PLASMA* artinya memasukkan darah plasma yang sudah mengandung kekebalan terhadap covid19....dan ini sangat efektif sebagai obat...semacam ATS ANTI TETANUS SERUM untuk kuman tetanus atau SABU, serum bisa ular untuk racun ular....
Image source : https://unsplash.com/photos/aNEaWqVoT0g
Apa itu Generasi sandwich dalam dunia keuangan
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
07.21
Senin, 09 Maret 2020
Apa itu generasi Sandwich ? yaitu generasi yang harus menanggung beban finansial 2 generasi yaitu orang tua dan anaknya. Penyebabnya berawal dari orang tua yang tidak memahami ilmu mengenai literasi keuangan. Sehingga tidak mempersiapkan dana pensiun dan tidak mempunya penghasilan saat menginjak usia tua. Pada akhirnya selama sisa hidupnya menjadi beban tanggungan anak atau saudaranya sendiri.
Yang sering jadi masalah ,
Generasi milenial dimana masih harus sekolah atau kuliah sehingga belum memperoleh penghasilan. Untuk fresh graduate , gaji belum terlalu besar sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi.
Bagaimana solusinya ?
- cek kondisi keuangan, jumlah uang yang bisa di sisihkan berapa kebutuhan pengeluaran untuk pribadi.
- punya penghasilan pasif ( investasi ) , selain penghaisilan aktif sebagai penghasilan utama kita harus punya penghasilan pasif. Yang dimaksud penghasilan pasif adalah penghasilan yang di peroleh tanpa kita harus bekerja langsung tidak melibatkan waktu dan tenaga kita . Contohnya hasil dari investasi , royalti , atau punya bisnis yang sudah jalan otomatis.
- buat bisnis usaha sampingan, jangan mengandalkan penghasilan dari 1 sumber saja .
- perlu ngomong dan diskusi dengan orang tua agar biar ikut membantu.
Tips agar kita tidak menjadi generasi sandwich untuk anak kita mendatang.
1. Sebisa mungkin cashflow jangan minus, usahakan penghasilan anda lebih besar daripada pengeluaran. Awal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan penghematan.
2. Sisihkan uang anda untuk dana darurat, selain menabung kita punya dana khusus yang digunakan saat kondisi terdesak saja. Untuk jumlah dana daruat idealnya 6 kali biaya hidup yang kita keluarkan setiap bulanya. Sehingga sewaktu kita tidak memperoleh penghasilan , kita masih punya cadangan biaya hidup dari dana darurat ini.
3. Jangan hutang konsumtif seperti kredit motor , gadget , dan semua kebutuhan yang hanya memenuhi gaya hidup saja.
4. Diskusikan dengan orang tua agar jika kita memang belum bisa memenuhi kebutuhan pribadi atau orang tuan jika penghasilan kita masih kurang.
Virus Corona Bisa Berpotensi Di Salah Satu daerah Indonesia Ini
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
23.36
Minggu, 26 Januari 2020
Akhir akhir ini berita di media di penuhi kabar mengenai virus yang sangat mematikan bernama virus corona. Apa itu Virus Corona ? yaitu virus yang menjangkit binatang terutama binatang buas kemudian menular ke manusia dengan menjangkit organ pernafasan. Gejalanya seperti terkena sakit influensa yaitu batuk demam bersin pilek. Virus ini di duga berasal dari daerah Wuhan China dan sudah menginveksi dari awal januari 2020 hingga saat ini sudah ribuan orang terinveksi , di mana terkenal dengan kondisi pasar yang kumuh dan gaya hidup masyarakat yang jorok dan rakus gemar memakan segala. Karena di pasar tradisional wuhan dijual banyak hewan yang tidak wajar untuk dikonsumsi . Dari ular, kelelawar, tikus, kucing, anjing, landak dan sebagainya. Bahkan pemerintah sampai melakukan isolasi area tersebut karena penyebaran virusnya yang masif sehingga menjadi seperti kota mati. Virus ini di duga di duga berasal dari binatang ular.
Dengan adanya fenomena ini meningatkan kita pada suatu daerah di Indonesia di mana memiliki kemiripan dengan gaya hidup masyarakat di wuhan cina. Yaitu di tomohon sulawesi utara, di pasar tradisional dijajakan berbagai binatang untuk di konsumsi. Karena jual berbagai binatang yang tidak sewajarnya dan biasanya di jual murah makan kondisi pasar juga sangat kumuh dan pembelinya kelas menegah bawah di mana kurang adanya kesadaran mengenai kesehatan. Dan pengolahan masakan yang kurang tepat menjadi berpotensi menimbulkan berbagai penyakit yang bisa menyerang orang yang mengkonsumsinya. Apalagi di sana banyak di jual binatang ular python yang menjadi dugaan virus corona ini berasal.
| Pasar tomohon seperti di Wuhan Cina |
Dari fenomena ini merupakan bagian peringatan dari sifat manusia yang rakus , apa saja mau di makan. Untuk itu selalu jaga kesehatan dan jangan makan makanan yang memang di larang dari segi agama maupun secara kedokteran.
Penarikan Produk Ranitidin NDMA BPOM RI
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
22.43
Kamis, 17 Oktober 2019
Belum lama ini media dihebohkan dengan penarikan obat Ranitidin yang mengandung N nitrosodimethyllamine (NDMA) , senyawa NDMA yang terkandung dalam ranitidin ini diduga sebagai salah satu pemicu kanker. Ranitidin adalah salah satu obat yang digunakan untuk penyakit lambung, maag , tukak usus. Kabar Ranitidin tercemar oleh senyawa NDMA ini bermula dari peringatan FDA ( US Food and Drugs Administration ) pada tanggal 13 September 2019 tentang adanya cemaran NDMA dengan jumlah yang relatif kecil pada beberapa sample produk ranitidin. Dimana menurut BPOM nilai ambang batas cemaran NDMA 96 ng/hari. Cemaran NDMA jika dikonsumsi melebihi ambang batas secara terus dapat bersifat karsinogen.
Hingga saat ini BPOM akan terus melakukan pengujian produk ranitidin untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan selanjutnya. Untuk melindungi masyarakat BPOM memerintahkan seluruh industri farmasi pemegang Ijin edar ranitidin untuk menghentikan sementara produksi distribusi dan peredaranya.
Untuk kehati hatian sarana Kefarmasian dihimbau sementara untuk menghentikan pemberian Ranitidin dalam bentuk sediaan apapun kepada pasien. Sediaan yang sudah di informasikan ditarik agar dikembalikan ke PBF penyalur. Sedangkan sediaan yang belum ada informasi ditarik agar diamankan dan menunggu hasil pemeriksaan NDMA.
Berikut daftar perintah penarikan Produk Ranitidin yang terdeteksi NDMA ( N Nitrosodimethyllamine ) pabrik obat yang memproduksi
Apa itu diabetes melitus jenis dan pencegahan
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
21.27
Jumat, 04 Oktober 2019
![]() |
| diabetes |
Apa itu Diabetes Melitus?
Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronik
yang terjadi ketika pankreas tidak cukup dalam memproduksi insulin atau ketika
tubuh tidak efisien menggunakan insulin itu sendiri. Insulin adalah hormon yang
mengatur kadar gula darah (WHO, 2011).
Menurut Pribadi dalam Rismayanthi
(2011), ada dua tipe diabetes mellitus:
1)Diabetes
mellitus tipe I disebut DM yang tergantung pada insulin. Diabetes mellitus tipe
ini disebabkan akibat kekurangan insulin dalam darah yang terjadi karena kerusakan
dari sel beta pankreas. Biasanya terjadi pada usia muda dan memerlukan insulin
seumur hidup.
2)Diabetes
mellitus tipe II atau disebut DM yang tidak tergantung pada insulin. Diabetes
mellitus tipe II ini disebabkan insulin yang ada tidak dapat bekerja dengan
baik, kadar insulin dapat normal, rendah atau bahkan meningkat tetapi fungsi
insulin untuk metabolisme glukosa tidak ada / kurang. Akibatnya glukosa dalam
darah tetap tinggi sehingga terjadi hiperglikemia.
Faktor Penyebab
Menurut
Wijayakusuma (2004), penyakit DM dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu
a.
Pola Makan dan gaya
hidup
b.
Obesitas
c.
Faktor genetik /
keturunan
d.
Bahan-bahan kimia dan
obat-obatanBahan kimiawi tertentu dapat mengiritasi pankreas yang
menyebabkanradangpankreas. Peradangan pada pankreas dapat menyebabkan pankreas
tidak berfungsi secara optimal dalam mensekresikan hormon yang diperlukan untuk
metabolismedalam tubuh, termasuk hormon insulin.
Gejala
Klinis DM
Ø 3P
gejala diabetes
Polifagi
atau nafsu
makan meningkat dan kurang tenaga.
Poliuri yaitu
sering buang
air kecil dengan volume yang banyak, apalagi pada malam hari. Mengapa demikian?
Jika kadar gula darah melebihi nilai ambang ginjal atau lebih dari 180 mg/dl,
maka gula akan keluar bersama urine. Untuk menjaga agar urine yang keluar, yang
mengandung gula itu, tak terlalu pekat, tubuh akan menarik air sebanyak mungkin
ke dalam urine sehingga volume urine yang keluar banyak dan kencing pun menjadi
sering.
Polidipsi atau sering kali merasa haus dan ingin minum sebanyak-banyaknya
Apabila keadaan ini tidak segera
diobati, maka akan timbul gejalaDekompensasi Pankreas, yang disebut gejala
klasik DM, yaitu poliuria,polidipsi, danpolifagi. Ketiga gejala klasik tersebut
diatas disebut pula“TRIASSINDROM DIABETES AKUT” bahkan apabila tidak segera diobati
dapat disusul dengan mual-muntah dan ketoasidosis diabetik. Gejala kronis DM
yang sering muncul adalah lemah badan, kesemutan,kaku otot,penurunan kemampuan
seksual, gangguan penglihatan yang sering berubah, sakit sendi
danlain-lain (Tjokroprawiro, 2007 )
RENCANA KEWENANGAN KLINIS TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN
Diposting oleh
Iyandri Tiluk Wahyono
di
19.09
Senin, 23 September 2019
RENCANA KEWENANGAN KLINIS
APOTEKER
1.
Mampu Melakukan Praktik Kefarmasian
Secara Profesional dan Etik.
2.
Mampu Menyelesaikan Masalah Terkait
Dengan Penggunaan Sediaan Farmasi.
3.
Mampu Melakukan Dispensing Sediaan
Farmasi dan Alat Kesehatan
4.
Mempunyai Ketrampilan Dalam Pemberian
Informasi Sediaan Farmasi dan Alat
Kesehatan.
5.
Mampu Berkontribusi Dalam Upaya
Preventif dan Promotif Kesehatan Masyarakat.
6. Mampu Mengelola Sediaan Farmasi dan Alat
Kesehatan Sesuai Dengan Standar Yang Berlaku.
7.
Mempunyai Ketrampilan Organisasi dan
Mampu Membangun Hubungan Interpersonal Dalam Melakukan Praktik Kefarmasian.
8.
Mampu Mengikuti Perkembangan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi Yang Berhubungan Dengan Kefarmasian.
RENCANA KEWENANGAN
KLINIS
TENAGA TEKNIS
KEFARMASIAN
NO
|
PROSEDUR
TINDAKAN
|
DIMINTA
|
REKOMENDASI
|
1
|
Melaksanakan prosedur pencatatan dan dokumentasi
perencaan pengadaan sedian farmasi dan
alat kesehatan
a.
Membantu Apoteker membuat dokumen perencanaan
b.
Mengarsipkan dokumen
|
||
2
|
Melaksanakan prosedur pengadaan sedian
farmasi dan alat kesehatan
a.
Mengumpulkan data distributor
b.
Memonitor order pengadaan
|
||
3
|
Melaksanakan prosedur pencatatan pengadaan sedian
farmasi dan alat kesehatan yang
bersifat droping, hibah dan produksi
a.
Mencatat kebutuhan yang sudah ditetapkan
b.
Membantu Apoteker dalam produksi obat
c.
Membantu persiapan pelaksanaan prosedur
produksi sesuai standar prosedur operasional
d.
Melakukan produksi di bawah pengawasan
Apoteker
e.
Menyimpan produk ke gudang dan membuat
dokumentasi
f.
Membimbing TTK Muda dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut di atas
|
||
4
|
Melaksanakan prosedur penerimaan sediaan farmasi
dan alat kesehatan sesuai standar prosedur operasional
a.
Mengevaluasi kualitas fisik barang sesuai
standar prosedur operasional
b.
Mencatat dalam buku penerimaan
c.
Membimbing TTK Muda dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut di atas
|
||
5
|
Melaksanakan penyimpanan sediaan farmasi dan alat
kesehatan sesuai standar prosedur operasional
a.
Mengecek barang yang datang ke gudang sesuai
standar prosedur operasional
b.
Melakukan penempatan barang sesuai standar
prosedur operasional
c.
Membuat dokumentasi sesuai standar prosedur
operasional
d.
Membimbing TTK Muda dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut di atas
|
||
6
|
Melaksanakan prosedur distribusi sediaan farmasi
dan alat kesehatan dari gudang farmasi sesuai standar prosedur operasional
a.
Verifikasi barang yang harus segera
didistribusikan
b.
Mencatat persediaan barang yang fast moving
c.
Menerima permintaan barang dari nunit yang ada
di RS
d.
Mendistribusikan barang ke unit yang
membutuhkan sesuai standar prosedur operasional
e.
Membuat dokumentasi
f.
Membimbing TTK Muda dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut di atas
|
||
7
|
Melaksanakan prosedur penyiapan sediaan farmasi
di RS sesuai standar prosedur operasional
a.
Menyiapkan bahan obat/ obat sesuai standar
prosedur operasional
b.
Menyiapkan pengemas sesuai standar prosedur
operasional
c.
Membantu pelaksanaan dispensing sesuai standar
prosedur operasional
d.
Melakukan pencatatan
e.
Membimbing TTK Muda dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut di atas
|
||
8
|
Melaksanakan prosedur penyerahan obat unit dose/
resep individu dibawah pengawasan Apoteker
a.
Verifikasi kesesuaian resep dan obat yang
diberikan sesuai standar prosedur operasional
b.
Melakukan penyerahan obat sesuai standar
prosedur operasional
c.
Membuat dokumentasi
d.
Membimbing TTK Muda dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut di atas
|
||
9
|
Melaksanakan prosedur dispensing obat berdasarkan
permintaan dokter sesuai standar prosedur operasional dibawah supervisi
Apoteker
a. Menyiapkan
obat
b. Melakukan
peracikan
c. Melakukan
pengemasan
d. Memberikan
etiket
e. Memeriksa
kesesuaian obat dengan resep
|
||
10
|
Melaksanakan prosedur distribusi sediaan farmasi dan
alat kesehatan untuk keperluan emergency kit dan unit laboratorium sesuai
standar oprosedur operasional dibawah supervise Apoteker
a. Verifikasi
dokumen permintaan barang
b. Menyiapkan
sediaan farmasi/ alat kesehatan
c. Pelaksanaan
distribusi sesuai standar prosedur operasional
d. Membuat
dokumentasi sesuai standar prosedur operasional
e. Membimbing
TTK Muda dalam pelaksanaan pekerjaan si atas tersebut
|
||
11
|
Melakukan pencatatan semua data yang berhubungan
dengan proses dispensing dibawah supervisi Apoteker
a. Melakukan
rekam farmasi
b. Melakukan
pencatatan semua data
c. Penyimpanan
dokumen
|
||
12
|
Berkomunikasi dengan orang lain
a. Menerima
dan klarifikasi perintah
b. Menerima
dan meneruskan pesan
c. Menunjukkan
ketrampilan pribadi yang benar
d. Memberikan
informasi yang benar
|
Langganan:
Komentar (Atom)
Total Tayangan Halaman
Categories
- Agama (2)
- Akper (8)
- Akuntansi (45)
- Bahasa (2)
- Bisnis (1)
- Edukasi (1)
- Ekonomi (2)
- Farmasi (30)
- Fisika (1)
- Gizi (1)
- Internet (1)
- IPS (1)
- Kedokteran (4)
- Kesehatan (4)
- Kesehatan masyarakat (4)
- Keuangan (1)
- Kewirausahaan (5)
- Komunikasi (1)
- Lingkungan (2)
- manajemen (5)
- Matematika (6)
- Otomotif (1)
- Pendidikan (8)
- Perawat (2)
- Peternakan (1)
- Sistem Informasi (2)
- Sosial (1)
- Tekhnik (2)
- Tekhnologi (2)
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
Artikel Lainnya
Postingan Populer
-
DERET Yaitu rangkaian bilangan yang disusun secara teratur dan memenuhi kaidah tertentu. Suku adalah bilangan pembentuk deret Diliha...
-
IFRS: Property, Plant, and Equipment Aset tetap atau PPE (Property, Plant, and Equipment) adalah aset berwujud (tangible assets) yan...
-
KASUS PELANGGARAN KODE ETIK APOTEKER DI RUMAH SAKIT Seorang pasien mendapat resep obat paracetamol generik, tetapi karena obat paraceta...
-
Pernyataan Akuntansi Keuangan No 2 Konsep Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi STATUS Issued: Mei 1980 Mempengaruhi: Tidak...
-
Untuk download versi dokumen word klik disini BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Praktek Kerja Lapangan Usaha ...
-
Dalam penyediaan obat untuk penyedia jasa kesehatan terdapat beberapa standar operasional prosedur atau sering di sebut SOP. Berikut contoh ...
-
Ada dua bentuk konfirmasi, yakni : 1. Konfirmasi positif, yaitu konfirmasi yang meminta debitur untuk member jawaban, baik jika jumla...
-
Satelit Farmasi Gawat Darurat dikelola Instalasi farmasi rawat inap oleh lima orang Asisten Apoteker (AA) yang dipimpin oleh satu orang ...
-
Seleksi obat dilakukan oleh oleh panitia farmasi dan terapi (PFT) dengan menyusun suatu daftar obat dan alat kesehatan yang akan digunaka...
-
SUPERVISI PERBEKALAN FARMASI DEAD STOCK DI GUDANG PUSAT RUMAH SAKIT I. PENDAHULUAN Penyimpanan merupakan kegiatan peng...


