| Gudang artikel

Lima Manfaat Utama Meditasi

Kamis, 01 September 2011
DIjaman yang  serba cepat ini, kita berurusan dengan banyak hal setiap hari dan termasuk dalam daftar ini adalah stres. Ini adalah kenyataan bahwa kita berurusan dengan stres dengan cara yang berbeda tetapi satu cara yang sangat efektif dan murah untuk menghilankannya  yaitu dengan meditasi. Meditasi membawa begitu banyak manfaat kepada seseorang dan pikiran, tubuh dan jiwa bisa mengumpulkan dari itu. Apakah Anda sudah mulai berlatih meditasi atau hanya berencana untuk memulai, itu benar-benar akan berguna jika Anda bisa mengetahui hal-hal baik yang menawarkan karena benar-benar akan menginspirasi Anda untuk melakukannya. Orang berlatih meditasi karena beberapa alasan. Kebanyakan dari mereka bermeditasi untuk kesusahan, orang lain melakukannya untuk kesehatan dan beberapa melakukannya untuk menenangkan diri atau mengosongkan pikiran mereka. Apapun tujuan untuk melakukannya, selalu ingat bahwa meditasi tidak perlu sempurna atau mahal, itu adalah Anda yang akan memutuskan apakah Anda benar-benar ingin mengumpulkan manfaatnya. 

Ini memiliki begitu banyak keuntungan yang menulis semua dari mereka akan mengakibatkan seperti sebuah artikel lama tapi untuk memberikan ide singkat tentang apa ini, di bawah adalah lima manfaat dari meditasi. 

• Meditasi membantu Anda meningkatkan fokus dan konsentrasi Anda. Karena meditasi memungkinkan Anda untuk masuk ke keadaan stabilitas, Anda dapat meningkatkan keterampilan konsentrasi Anda. Mampu dengan mudah fokus dan berkonsentrasi pada sesuatu adalah keuntungan besar apakah di tempat kerja, di rumah atau bahkan ketika dalam situasi stres. Dengan jenis keterampilan, Anda menjadi lebih produktif dan kemungkinan besar sukses. 

• Meditasi memberikan pencerahan dan membuat Anda lebih sadar pikiran Anda. Ketika Anda bermeditasi, Anda harus menempatkan pikiran Anda pada keheningan dan ketika hal ini terjadi, hal-hal yang terbaring jauh ke dalam pikiran Anda adalah apa yang permukaan memberikan Anda kesempatan untuk berpikir hal-hal yang jelas. Menjadi tercerahkan mungkin tujuan utama ketika kita bermeditasi. Ini memungkinkan kami mengungkap hal-hal rohani. Terlepas dari agama Anda, meditasi merupakan bantuan besar untuk membiarkan Anda akan berhubungan dengan Allah Anda. 

• Meditasi Sangat Baik Untuk Mengurangi Stress
 Mungkin sebagian besar orang yang bermeditasi yang benar-benar melakukannya mengurangi stres dan Anda tidak bisa menyalahkan mereka karena memang efektif. Alasan di balik ini adalah karena ketika Anda bermeditasi, Anda benar-benar melepaskan pikiran-pikiran yang merusakkan Anda dan menyebabkan Anda khawatir. Hal ini agak proses pembersihan pikiran dan hanya membiarkan bahwa energi positif mengalahkan Anda. Kita perlu ingat bahwa tingkat stres yang rendah mempromosikan kesehatan yang baik.  

 • Meditasi mengembangkan kesabaran Anda. Meditasi harian membantu Anda menjadi tenang dan memiliki disposisi positif dan ini menjadi sangat berguna terutama selama kejadian di mana Anda berada dalam situasi yang sulit. sabar juga cara lain untuk bebas dari stres karena Anda tidak mudah merasa terganggu dan Anda memiliki resistensi yang kuat terhadap yang marah dan marah terutama pada situasi Anda tidak memiliki kendali. 

• Meditasi memungkinkan Anda masuk ke keadaan sukacita dan kebahagiaan. Kita dapat mengatakan bahwa orang yang bahagia adalah seseorang yang bebas dari negatif dan karena ketika dalam meditasi Anda membebaskan diri dari kekhawatiran dan kecemasan, akhirnya Anda merasa lebih ringan dan lebih bahagia dan lebih percaya diri diri dan berada dalam keadaan puas. 


Jadi, mulailah hidup yang lebih sehat dan lebih bahagia dan masuk ke dalam meditasi yoga. Garner ini Manfaat Meditasi dan melihat perubahan yang indah terjadi pada diri sendiri dan dalam hidup Anda sebelum mata Anda. Semoga berhasil.


Pengertian Dan Tujuan Membaca Permulaan

Selasa, 02 Agustus 2011
1. Pengertian membaca permulaan
Membaca permulaan merupakan tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal. Siswa belajar untuk memperoleh kemampuan dan menguasai teknik-teknik membaca dan menangkap isi bacaan dengan baik. Oleh karena itu guru perlu merancang pembelajaran membaca dengan baik sehingga mampu menumbuhkan kebiasan membaca sebagai suatu yang menyenangkan.
Empat aspek keterampilan berbahasa dalam dua kelompok kemampuan (Muchlisoh, 1992: 119) :
1. Keterampilan yang bersifat menerima (reseptif) yang meliputi ketrampilan membaca dan menyimak.
2. Keterampilan yang bersifat mengungkap (produktif) yang meliputi ketrampilan menulis dan berbicara.
Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD) bertujuan meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi secara efektif, baik lisan maupun tertulis, baik dalam situasi resmi non resmi, kepada siapa, kapan, dimana, untuk tujuan apa. bertumpu pada kemampuan dasar membaca dan menulis juga perlu diarahkan pada tercapainya kemahirwacanaan.
Pada tingkatan membaca permulaan, pembaca belum memiliki keterampilan kemampuan membaca yang sesungguhnya, tetapi masih dalam tahap belajar untuk memperoleh keterampilan atau kemampuan membaca. Membaca pada tingkatan ini merupakan kegiatan belajar mengenal bahasa tulis. Melalui tulisan itulah siswa dituntut dapat menyuarakan lambang-lambang bunyi bahasa tersebut, untuk memperoleh kemampuan membaca diperlukan tiga syarat, yaitu kemampuan membunyikan (a) lambang-lambang tulis, (b) penguasaan kosakata untuk memberi arti, dan (c) memasukkan makna dalam kemahiran bahasa. Membaca permulaan merupakan suatu proses keterampilan dan kognitif. Proses keterampilan menunjuk pada pengenalan dan penguasaan lambang-lambang fonem, sedangkan proses kognitif menunjuk pada penggunaan lambang-lambang fonem yang sudah dikenal untuk memahami makna suatu kata atau kalimat (Nuryati, 2007).

2. Tujuan membaca permulaan
Pembelajaran membaca permulaan diberikan di kelas I dan II. Tujuannya adalah agar siswa memiliki kemampuan memahami dan menyuarakan tulisan dengan intonasi yang wajar, sebagai dasar untuk dapat membaca lanjut. Tujuan membaca permulaan juga dijelaskan dalam (Depdikbud, 1994:4) yaitu agar “Siswa dapat membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lancar dan tepat“.
Pelaksanaan membaca permulaan di kelas I Sekolah Dasar dilakukan dalam dua tahap, yaitu membaca periode tanpa buku dan membaca dengan menggunakan buku. Pembelajaran membaca tanpa buku dilakukan dengan cara mengajar dengan menggunakan media atau alat peraga selain buku misalnya kartu gambar, kartu huruf, kartu kata dan kartu kalimat. Pembelajaran membaca dengan buku merupakan kegiatan membaca dengan menggunakan buku sebagai bahan pelajaran.

Surat Konfrimasi Positf Dan Surat Konfirmasi Negatif

Jumat, 01 Juli 2011
Ada dua bentuk konfirmasi, yakni :

1. Konfirmasi positif, yaitu konfirmasi yang meminta debitur untuk member jawaban, baik jika jumlah yang tercantum dalam konfirmasi itu disetujui atau tidak disetujui oleh debitur
2. Konfirmasi negatif, yaitu konfirmasi yang meminta debitur untuk member jawaban, hanya apabila jumah yang tercantum dalam konfrimasi tidak disetujui.

Perimntaan konfirmasi positif biasanya dibuat sebagai surat tersendiri, walaupun bisa juga dijadikan satu dengan laporan bulanan untuk pelanggan, sedangkan konfirmasi negatif bila responden tidak menjawab maka saldo dianggap benar, padahal ada kemungkinan debitur tidak acuh terhadap permintaan konfirmasi atau tidak menanggapi permintaaan untuk memberitahukan adanya perbedaan.Bentuk positif bisa juga dalam bentuk “Formulir kosong”, karena dalam surat permintaan konfirmasi tidak dicantumkan daldo piutang kepada pelanggan yang dikirimi konfirmasi. Dalam konfirmasi semacam itu, debitur diminta untuk mengisi atau menuliskan besarnya saldo dalam formulir jawaban konfirmasi. Pemakaian bentuk ini member kepastian yang tinggi tentang informasi yang dikonfirmasi . Akan tetapi adanya permintaan extra kepada responden bisa menyebabkan berkurangnya minat responden untuk member jawaban.


Bentuk konfirmasi mana yang akan digunakan tergantung pada pertimbangan auditor. Dalam mengambil keputusan,, auditor harus mempertimbankan tingkat resiko deteksi yang diterapkan serta komposisi saldo-saldo debitur. Bentuk positif digunakan apabila risiko deteksi rendah atau saldo-saldo individual pelanggan berjumlah relative besar. SA 330.20 menyebutkan bahwa bentuk negative sebaiknya digunakan ahnya apabila ketiga kondisi berikut terpenuhi :
1. Tingkat resiko deteksi bisa diterima untuk asersi-asersi bersangkutan adalah moderat atau tinggi.
2. Sebagian besar saldo debitur berjumlah kecil.
3. Auditor tidak yakin bahwa penerima permintaan konfirmasi (Responden) akan mempertimbankan permintaan.

Seringkali auditor menggunakan kedua bentuk konfirmasi di atas dalam satu penugasan. Sebagai contoh, dalam suatu audit atas perusahaan daerah air minum, auditor memutuskan untuk mengirim konfirmasi negative kepada pelanggan rumah tangga dan konfirmasi positif untuk pelanggan-pelanggan komersial. Jika digunakan bentuk positif, auditor kadang-kadang harus menirim konfrimasi kedua atau permintaan tambahan kepada para debtor yang tidak member jawaban atas konfirmasi pertama.


Sumber : Buku 2 Auditing (Pengauditan) Al. Haryono Yusuf , STIE YKPN

Rekrutmen: membuat pool calon karyawan

Minggu, 19 Juni 2011
Rekrutmen adalah upaya pencarian sejumlah pelamar yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada.  Tujuan pokonya, tidak hanya menarik minat seseorang  untuk bekerja pada perusahaan, namun juga memperbesar kemungkinan untuk mempertahankan mereka setelah bekerja.
           
Agar rekrutmen efektif, tidak saja harus  mempertimbangkan kebutuhan organisasi tetapi harus juga memperhatikan kepentingan masyarakat dan individu.  Kebutuhan pencari kerja dapat dilihat secara eksplisit melalui  peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah, departemen tenaga kerja.  Kepentingan individu meliputi dua aspek: calon yang menarik dan  karyawan baik yang dipertahankan. Seperti aktivitas manajemen sumberdaya  manusia yang lain , aktivitas rekrutmen perlu pula dievaluasi dengan cara membandingkan manfaat  (hasil) dengan biaya yang harus dikeluarkan. Sebagai contoh, manfaat berkurangnya  perputaran tenaga kerja atau peningkatan kinerja dapat dibandingkan dengan biaya pelaksanaan program merekrut pelamar.  Hasil evaluasi  ini digunakan sebagai dasar melakukan tindakan perbaikan terhadap metode dan sumber yang telah dipilih, terutama dalam kaitannya dengan pelaksanaan program.

Jadi rekrutmen adalah serangkaian kegiatan yang digunakan untuk mendapatkan pool pelamar kerja yang memenuhi syarat.

Kegiatan pokok yang merupakan bagian dari rekrutmen adalah:
1.       Menentukan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan dalam hal jenis pekerjaan dan levelnya dalam perusahaan.
2.       Berupaya mendapatkan informasi mengenai perkembangan  kondisi pasar tenaga kerja.
3.       Menyusun bahan-bahan rekruitmen yang efektif.
4.       Menyusun program rekrutmen yang sistematis dan terpadu yang berhubungan dengan kegiatan SDM  lain dengan kerjasama antara manajer lini dan karyawan.
5.       Mendapat pool calon karyawan yang berbobot  atau memenuhi syarat
6.       Mencatat jumlah dan kualitas pelamar dari berbagai sumber dan masing-masing metode rekruitmen
7.       Melakukan tindak lanjut terhadap para calon karyawan baik yang diterima maupun yang ditolak, guna mengevaluasi efektif tidaknya rekruitmen yang dilakukan.

Tujuan dan arti penting rekrutmen.
1.       Agar konsisten dengan strategi, wawasan dan nilai perusahaan.
2.       Untuk menentukan kebutuhan rekruitmen perusahaan, sekarang dan yang akan datang berkaitan dengan perubahan perusahaan, perencanaan SDM,  desain pekerjaan dan analisa jabatan.
3.       Untuk meningkatkan  pool pelamar yang memenuhi syarat seefektif mungkin.
4.       Untuk mendukung inisiatif perusahaan dalam mengelola tenaga kerja yang beragam.
5.       Untuk membantu meningkatkan keberhasilan proses seleksi dengan mengurangi calon karyawan yang sudah jelas tidak memenuhi syarat atau yang terlalu tinggi kualifikasinya.
6.       Untuk membantu mengurangi kemungkinan keluarnya karyawan yang belum lama bekerja.
7.       Untuk mengkoordinasikan upaya rekruitmen dengan program seleksi dan pelatihan.
8.       Untuk dasar evaluasi efektivitas berbagai teknik dan lokasi rekrutment ketika merekrut  berbagai tipe pelamar pekerjaan